LOGLINE






LOGLINE
Workshop Visual
Hanief Jerry
Subadi
Devina

Nama:        
NIM:          
JUDUL (Episode): Abandon Book
IDE: Jika kamu gagal hari ini, maka jalanlah kehari esok dengan penuh harapan.
Tema: Novel yang memperjuangkan hak cipta karyanya.
Premis: Buku yang telah ditulis Novel diakui oleh Organisasi Psikologi Swasta karena tanpa sengaja menciptakan formula untuk memainkan pikiran para pembaca.
Motivasi: Memperjuangkan hak cipta.
Plan: Kalau Novel tidak memperjuangkan hak ciptanya maka organisasi tersebut malah menarik buku tersebut padahal buku tersebuat bisa mengubah cara pandang seorang psikopat untuk kembali normal.
Set Up Masalah: Novel diteror untuk diasingkan bila tetap memperjuangkan hak ciptanya.
Introduksi: Novel adalah mahasiswi jurusan Sastra Perancis dari Indonesia yang disuruh menyelesaikan tugas akhir dengan membuat sebuah cerita menggunakan Bahasa Perancis. Ayahnya adalah seorang Magister Psikologi yang merupakan anggota Organisasi Psikologi Swasta. Dari kecil Novel sudah akrab dengan dunia psikologi. Oleh karena itu Novel melakukan survey ke kantor organisasi tersebut dan malah menemukan fakta-fakta yang belum pernah terkuak.
Konflik: Ayah Novel tidak tau masalah yang terjadi antara anaknya dan organisasinya. Ayahnya diminta mengirim Novel kesuatu seminar yang katanya untuk menterjemahkan bahasa namun Novel malah dipaksa untuk menanadatangani surat perjanjian atau dia akan diasingkan dari Indonesia. Alasannya, buku tulisan Novel terlalu gamblang dan formulanya terlalu hebat untuk mahasiswi lulusan Sastra Perancis. Jika buku itu harus terbit maka Organisasi Psikologi Swasta-lah yang pantas menerbitkannya sebagai buku ciptaan mereka.
Konklusi: Novel tetap mengumpulkan buku tersebut sebagai tugas akhir dan berjanji untuk tidak menerbitkannya secara luas.
Ending: Dosen pembimbing sangat tertarik dengan karyanya dan malah menerbitkan karya tersebut tanpa sepengetahuan Novel. Namun tetap penulis buku tersebut atas nama Novelia Anissa.
Message:
“Jangan takut dengan kegagalan dan segala rintangan yang hadir dalam kehidupan. Hidup ini permaian. Semakin hebat kamu bermain, maka semakin banyak musuh yang berarti level kehidupanmu semakin naik.”

Comments

Popular posts from this blog

Marselli Sumarno (Wawancara Singkat)

Sedekit PR untuk FFI