Hubungan Media dengan Audience/Khalayak di Indonesia dalam Kaitannya dengan Teori Komunikasi



A.      Teori Komunikasi Liniear (Komunikasi 1 arah)
Bisa dikatakan bahwa teori komunikasi Linear berlaku pada era dimana teknologi belum sanagt mampu menyampaikan informasi secara 2 arah.

1.      Stimulus Respons ( S-R Theory)
Rounded Rectangle: KhalayakRounded Rectangle: Media
Massa
                                                stimulus
                              respons


*stimulus memepengaruhi pelaku

Menurut teori Paul Lazarsfeld, dkk mengenai efek media massa dalam kampanye pemilu di tahun 1940 menggunakan teori dasar (S-R) karya J. Dollard & N.G. Miller di Psikonalisis Antropologi Social & Pavlov di Psikologi.
Dalam Proses perpindahan informasi ada dua kemungkinan respon yang akan terjadi setelah stimuli diberikan oleh komunikator, yaitu reaksi negative dan positif. Reaksi positif terjadi apabila komunikan menerima stimulus dari komunikator dan memberikan reaksi seperti apa yang diharapkan oleh sang komunikator. Sebagai contoh jika anda bertemu dengan teman anda dan anda tersenyum kepadanya kemudian anda juga mendapat senyum darinya, ini merupakan sebuah respon positif yang ditunjukan oleh teman anda sebagai komunikan, namun jika senyuman anda tersebut dibalas oleh teman anda dengan memalingkan wajah maka dapat dikatakan proses penyampaian pesan anda berlangasung negative.
Teori S-R mengabaikan komunikasi sebagai suatu proses, khususnya yang berkenaan dengan faktor manusia. Secara implisit ada asumsi dalam teori S-R ini bahwa perilaku (respon) manusia dapat diramalkan (statis). Manusia dianggap berperilaku karena kekuatan dari luar (stimulus), bukan berdasarkan kehendak,keinginan atau kemauan bebasnya.
Contoh :
Saat Proklamasi kemerdekaan Indonesia. Ketika itu Ir. Soekarno memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dan masyarakat Indonesia yang mendengar menjadi berbahagia atas terbebasnya elenggu penjajahan. Namun pada kasus ini masyarakat Indonesia belum mampu untuk berterima kasih atas pernyataan Ir. Soekarno secara langsung dikarenakan teknologi yang belum memadai. Orang-orang mendapat rangsangan dari pidato proklamasi Ir. Soekarno dan merespon dengan berpesta di lain tempat/tempat masing-masing.




2.      HAROLD LASSWELL
3.       
Teori komunikasi yang dianggap paling awal (1948). Teori ini hampir sama dengan model Stimulus-Response namun, Lasswell menyatakan bahwa cara yang terbaik untuk menerangkan proses komunikasi adalah menjawab pertanyaan : Who says in which channel to whom with what effect (Siapa mengatakan apa melalui saluran apa kepada siapa dengan efek apa).

FUNGSI KOMUNIKASI LASSWELL
1. Pengawasan lingkungan.
2. Korelasi berbagai bagian terpisah dalam masyarakat yang merespon lingkungan.
3. Transmisi warisan sosial dari satu generasi ke generasi selanjutnya.

http://communicationtheory.org/wp-content/uploads/2010/01/western-models-1024x287.jpg
communicationtheory.org

ANALISIS 5 UNSUR MENURUT LASSWELL
1.Who? (siapa/sumber) komunikator adalah pelaku utama/pihak yang mempunyai kebutuhan untuk berkomunikasi atau yang memulai suatu komunikasi,bisa seorang individu, kelompok, organisasi, maupun suatu negara sebagai komunikator.

2.Says what (pesan) Apa yang akan disampaikan/dikomunikasikan kepada penerima(komunikan), dari sumber(komunikator)atau isi informasi. Merupakan seperangkat symbol verbal/non verbal yang mewakili perasaan, nilai, gagasan/maksud sumber tadi. Ada 3 komponen pesan yaitu makna, symbol untuk menyampaikan makna, dan bentuk/organisasi pesan.

3.In which channel (saluran/media) Wahana/alat untuk menyampaikan pesan dari komunikator (sumber) kepada komunikan (penerima) baik secara langsung (tatap muka), maupun tidak langsung (melalui media cetak/elektronik dll).

4.To whom (penerima/kepada siapa) Orang/ kelompok/ organisasi/ suatu negara yang menerima pesan dari sumber.

5.With what effect (dampak/efek) Dampak/efek yang terjadi pada komunikan(penerima) setelah menerima pesan dari sumber,seperti perubahan sikap,bertambahnya pengetahuan, dll.

Contoh :

Mengambil contoh yang sama yaitu saat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
-          Siapa orang yang menjadi komunikator; tentu saja Ir. Soekarno, beliau merupakan salah satu pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
-          Apa pesan yang disampaikan; Pesan tersebut adalah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
-          Media apa yang digunaka; media yang digunakan saat itu dalah Radio.
-          Kepada siapakah pesan itu disampaikan; kepada seluruh masyarakat RI.
-          Apa dampak yang ditimbulkan; tentu saja para pendengar merasa bahagia dan merasa bebas dari belenggu penjajajan selama bertahun-tahun.


B.      Teori Komunikasi Sirkular (Komunikasi 2 arah)

Menurut Melvin De Fleur, “Dalam komunikasi , sumber/komunikator biasanya memperoleh umpan balik walaupun terbatas.”
Bisa dikatakan bahwa teori ini merupakan asal dari Teori Komunikasi Modern. Maka pada tahun 2002, Joseph R. Dominick mengatakan, “Komunikasi tidak di awali oleh komunikator tetapi dari lingkungan.”
Teori Dominick bisa dikatakan teori umpan balik;
Informasi dari lingkungan => Organisasi media massa => Saluran media => Khalayak audien

Umpan balik
-          Informasi dari lingkungan;

Comments

Popular posts from this blog

Marselli Sumarno (Wawancara Singkat)

Sedekit PR untuk FFI