Posts

Orange Juice Man

Image
Powerful-Dominate like Hitler, so I hate Jew so hard and hope I could kill them with my pleasure. Unfortunately, I’m not fvkcing him. I’m in love with a kind of ‘Jew’ in their time at my lovely country. Yes, I know you’re beautiful, so humanist, so usual, normal, asslohe like billions men in this world, you’re beautiful. Well, because I realise you are exist as a person in society and now deep inside me. Dedicated to man who five-feet far from my fading imagination

Penulis yang baik akan bertanggung jawab atas tulisannya, pembaca yang baik akan bertanggung jawab atas informasi yang diterimanya

Image
           Kemunculan wadah untuk menulis di Internet telah menjadi kemerdekaan tersendiri bagi para penulis (baik amatir maupun profesional). Dengan adanya wadah seperti blogger atau pun website resmi (ternama) yang menerima kontributor, tentu sangat membantu para penulis untuk mengutarakan pikiran mereka, juga memungkinkan pemikiran mereka dibaca oleh khalayak yang lebih luas. Luasnya peredaran tulisan, berbanding lurus

Konsep Lacur (Victim Blaming) di Indonesia

Image
Kami tak menutup tubuh kami, ya kami pelacur. Kami mengenakan parfum, ya kami pelacur, kami mempercantik diri, ya kami pelacur. Kami bertingkah genit, ya kami pelacur. Kami pelacur, kami pelacur. Perempuan hanyalah pelacur.

Fakta dalam Opini Ketika Hukum Kemanusiaan Mengaku Berdasarkan Keagamaan (Literasi Media)

Latar belakang             Indonesia merupakan negara multikultural dengan berbagai budaya, suku, dan agama. Hal ini sudah menjadi bahasan sehari-hari yang tampaknya tak kunjung menemukan titik tengah. Banyak atau sebagian dari kita justru sudah malas membahas hal seperti ini. Bisa jadi bosan, karena tahu akhirnya akan seperti itu-itu saja, seperti yang sudah-sudah, menggantung, bahkan hilang begitu saja.             Namun mungkin sebagian besar dari kita masih berandai-andai atau tegas mencari jalan keluar untuk masalah yang tak kunjung selesai ini. Tentu saja masalah ini selalu kembali terungkit karena media. Media selalu sukses menjadi dalang pemicu berbagai kejadian dan aktifitas yang berkelanjutan. Seperti yang baru-baru ini terjadi di Indonesia, “Warteg di Bulan Ramadhan”. Masalah  Saya tidak akan membahas tentang Bulan Ramadhan di Indonesia. Karena beragam...

Warteg DiUbrak-Abrik, Kepentingan Instansi Media, Politik, atau Kemanusiaan?

Jadi tiba-tiba beredarlah berita seperti ini 'Pemilik Warteg Ternyata Orang Kaya". Masih inget gk sih beberapa th lalu di mana tunawisma ternyata punya uang jutaan di gerobaknya dan rumah besar di kampungnya karena mengemis? Sebenernya, udah cukuplah mempermasalahkan kaya-miskin. Coba deh pelajari kasus awal yang diangkat lalu konotasinya tuh kemana. Ini yg kurang cermat kan si penulis awal yah, kalau doi bilang "kasihan org miskin". Itu stereotype masyarajkat untuk pemilik warteg. Padahal, kl sempat kalian perhatikan seperti "barokah", "bahari", "nikki rasa", dsb. merupakan warteg-warteg yang ada dalam 1 wilayah, yang biasanya punya 1 pemilik. Jd gue liatnya gini. Menurut, perspektif gue yah. 1. Yah si penulisnya memang kasihan, dia ngga salah juga,  memang gak manusiawi  aja kl tuh warteg diubrak-abrik, itu apa yg dia lihat saat itu yah 2. Gue bukan "jurnalis", tapi please!  Sebagian besar berita itu untuk kepentingan ...

Papandayan Yuks! (Bisa Sambil Tacap)

Kita tahu bahwa sekarang sedang booming tren naik gunung. Seperti yang kita ketahui, tidak mudah untuk mempersiapkan diri untuk mendaki. Kita harus mempersiapkan mental, fisik, dan yang pasti izin orang tua. Terlebih, barang-barang yang akan kita bawa tidaklah sedikit. Kita harus mempersiapkan tenda, nesting, matras, sleepingbag, tali, dan segala macam atributnya.                 Belum lagi, kalau di gunung

Resensi Novel Hujan Bulan Juni

Judul                : Hujan Bulan Juni Penulis             : Sapardi Djoko Damomo Penerbit          : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit   : Juni 2015 ISBN                 : 978-602-03-1843-1 Tebal               : 135 Halaman Sebuah novel sastra yang ringan, sederhana, dan menyentuh dari seorang sastrawan terkemuka sekaligus Guru Besar Pasca Sarjana Institut Kesenian Jakarta. Jika selama ini pembaca pemula memiliki minat terhadap sastra, namun mengkhawatirkan perbedaan zaman yang