Menulis Treatment untuk Skenario
1. Café
Seorang pemilik café (40) namun masih mengenakan stelan kemeja trendy dan jeans seperti pemuda umumnya dan asistennya mengenakan kaos plo pink gelap (25) sedang berdiri di belakang kursi-kursi pelanggan, di depan meja pembuat minuman. Di sebelah kirinya terdapat seorang pria menggunakan stelan jas lengkap yang asyik dengan ponselnya. Di samping kirinya ada seorang pria mengenakan kemeja putih duduk membelakangi panggung. Di belakang pemilik café terdapat beberapa pengunjung yang datang dan pergi. Mereka sedang menikmati seorang stand up comedian, yaitu seorang pria kurus dan tidak terlalu tinggi (25) yang tampak sangat gugup. Materi komedinya terlalu umum dan tidak lucu, dia hanya memperkenalkan diri dan mengatakan bahwa dia jomblo. Orang-orang tidak mengubrisnya sama sekali. Hanya asik dengan ponsel, minuman, ataupun pasangannya. Hingga akhirnya sang stand up comedian sadar diri dan turun dari panggung. Saat itu Miko (25) mengenakan sweeter rugby berwarna hijau dan putih yang siap juga untuk stand up comedy masuk café sambil menerima telpon dari kekasihnya. Sang pemilik café memintanya cepat naik ke panggung namun Miko masih agak ragu dan beralasan ingin ke toilet karena dia tidak membawa celana pengganti. Dalam toilet, Miko mengeluarkan kertas coklat yang dilipat dari saku sampi celananya. Miko membaca ulang poin-poin materi yang ditulisnya sendiri dengan tinta hitam di depan cermin sambil berusaha menghafalkan materi stand up comedinya. Di balik materi itu, ada artikel yang ditempel dari majalah tentang putus cinta. Setelah cukup yakin, Miko keluar dan minum saat pemilik café heboh di atas panggung mempersiapkan comedian selanjutnya. Seketika itu juga pemilik Café melihat Miko dan langsung mengejeknya yang tidak membawa pasangan hingga Miko tersedak minuman. Miko naik kepanggung dan mengetes microphone. Dia mengatakan bahwa ini adalah kali pertamanya melakukan stand up comedian. Ada seseorang yang bertanya kebenarannya untuk pertama kali ber-stand up comedy. Miko menjelaskan bahwa ini benar pertama kalinya. Miko langsung diasingkan oleh para pengunjung. Kali ini Miko benar-benar gugup. Ada pasangan pria dan wanita di depan kanan panggung Miko stand up yang masih cukup muda. Sang wanita dikuncir setangah dan dibelah dua pada bagian atas rambutnya sambil mengenakan baju ala online shop Korea sedangkan sang pria menggunakan kaca mata dengan rambut rapih mengenakan kemeja kotak-kotak. Mereka asyik membahas kalung yang baru saja dibeli oleh kekasih prianya. Pria itu menjelaskan betapa bagusnya kalung itu karena dilengkapi tanggal jadian. Kalung itu juga mirip dengan kalung teman-teman mereka. Miko merasa kesal dan mengatakan jika lebih baik pasangan ABG itu pindah ke meja belakang karena ada poster Super Junior yang tampan. Pasanagn wanitanya malah bertanya kenapa dan mengejek bahwa Miko sirik dengan mereka. Dari belakang, sang pemilik café tetap memperhatikan Miko dengan seksama sambil memainkan sedotan dari gelas minumannya. Miko mulai membuka materinya. Namun, kelakuan pasangan ABG yang saling bermesraan sangat mengganngu konsentrasinya. Miko gugup dan terbata-bata saat membawakan materi padahal dia membawakan materi sambil membacanya. Miko masuk ke point lucu dimana dia mengatakan bahwa kisah cinta Bandung Bondowoso yang harus membangun seribu candi dalam satu malam hanya untuk seoraang wanita itu keterlaluan, karena untuk membangun SEVEL tidak secepat itu. Lalu, Miko bercerita tentang tangkuban perahu yang sama mirisnya. Pasangan ABG itu mencelanya. Mereka mengatakan kalau mereka jadian di Tangkuban Perahu dan menghirup gas beracun hingga masuk rumah sakit bersamaan dan bertemu dalam mimpi. Miko berusaha membawa topic baru tentang Cherrybelle yang lagi-lagi dipotong oleh ABG wanita. Sekarang Miko menyadari bahwa ABG itu masih kelas 1 SMA namun sudah menggunakan panggilan ayah-bunda. Kini giliran pasanagn yang ada di belakang sebelah kiri. Mereka menjelaskan bahwa mereka juga menggunakan panggilan kesayangan. Miko menjelaskan bahwa itu normal, namun akan aneh jika digunakan di twitter.
2. Twitter
Timeline Twitter yang berwarna biru uda lengkap dengan tranding topic di sebelah kiri, profil di sebelah kiri atas, dan berbagai status di sebelah kanan. Pengguna twitter yang tampak sok keren menyatakan ucapan selamat pagi. Dia menulis status dengan menggunakan tulisan “YANK” yang aneh, karena menggunakan huruf K pada bagian belakang. Seharusnya, menggunaakn huruf G.
3. Café
Miko menjelaskan bahwa orang itu membuat panggilan sayang dengan cara yang aneh-aneh seperti bebeb, bib, dan sebagainya. Pasangan yang ada di pojok belakang, sepasang pria-wanita (30) mengenakan pakaian dengan nada yang sama berwarna kuning mempertanyaakan kejelasan maksud Miko. Miko menjelaskan bahwa seharusnya panggilan itu untuk orang yang mereka sayangi. Tetapi, wanita ABG membenarkan perkataan Miko dengan sinis. Dengan agak ragu namun akhirnya Miko berusaha jujur dengan perkataannya. Jika memang menyangi orang secara asli, kenapa harus memanggil namanya secara palsu. Seketika semua pengunjung di café diam sejenak. Terdengar backsound kemenangan bagi Miko.
4. Di mobil
Seorang wanita duduk di samping Miko yang sedang menyetir. Wanita itu mengacungkan ibu jarinya ke wajah Miko sambil menyertakan pensil gambar ditangan kanannya. Di tangan kirinya ada sebuah buku sketsa. Setelah mengacungkan ibu jarinya, wanita itu menggoreskan pencilnya pada buku sketsa. Mobil berhenti dan wanita itu kembali mengacungkan ibu jarinya di depan wajah Miko. Kemudian, kembali menggoreskan pensilnya di buku. Miko dengan polos bertanya bahwa wanita itu mengacungkan ibu jarinya karena wajah Miko itu bagus. Wanita itu dengan santai menjelaskan bahwa dia sedang mengukur wajah Miko agar proporsi gambarnya sama. Lalu, wanita itu bertanya balik untuk meyakinkan pengetahuan Miko sambil memanggilnya “Entet”. Miko kebingungan dengan ucapan wanita itu pada akhir kalimat. Miko kembali mempertanyakan apa maksud wanita itu memanggilnya begitu. Wanita itu menjelaskan bahwa itu adalah panggilan saying. Dia juga menyertakan cerita kalau temannya yang bernama Angle memanggil pacarnya dengan nama “Endut” dikarenakan pacar Angle bertubuh gendut. Dia memanggil Miko “Entet” tentu karena tubuh Miko yang kontet, bersamaan dengan menunjukan hasil gambarnya barusan. Miko sedikt aneh dan kebingungan. Wanita itu kembali bertanya, ragu jika Miko tidak menyukai panggilan barunya. Dengan santai Mikopun membalas panggilannya menjadi “Entik”. Kali ini wanita itu yang kebingunan dengan panggilan barunya dan bertanya apa maksud dari panggilan Miko. Dengan tampang yang terlihat tidak yakin dan polos, Miko menjelaskan kalau artinya itu cantik. Wajah wanita itu jadi memerah dan tersenyum malu. Wanita itu jadi salah tingkah dan mencoret wajah Miko dengan pensilnya. Kemudian, Miko kembali tenggelam dalam pemikirannya. Sementera sang wanita yang kembali asyik menggoreskan pencilnya di buku sketsa……………………(dan seterusnya)……………………