Laporan Interferensi oleh Lapisan Tipis
Interferensi oleh Lapisan
Tipis
Nama: Tamara Citra Deliesza
Kelas: XII IPA 2
1. Tujuan percobaan:
Mengamati warna yang dipantulkan
zat-zat di atas air yang membentuk lapisan tipis oleh cahaya matahari.
2. Dasar teori:
Interferensi
dapat terjadi pada lapisan tipis seperti lapisan sabun dan lapisan minyak. Jika
seberkas cahaya mengenai lapisan tipis sabun atau minyak, sebagian berkas
cahaya dipantulkan dan sebagian lagi dibiaskan kemudian dipantulkan lagi.
Gabungan berkas pantulan langsung dan berkas pantulan setelah dibiaskan ini
membentul pola interferensi.
Gambar
11. Interferensi cahaya pada lapisan tipis

Seberkas cahaya jatuh ke
permukaan tipis dengan sudut datang i. Sebagian berkas langsung
dipantulkan oleh permukaan lapisan tipis (sinar a), sedangkan sebagian lagi dibiaskan
dulu ke dalam lapisan tipis dengan sudut bias r dan selanjutnya
dipantulkan kembali ke udara (sinar b).
Sinar pantul yang terjadi akibat
seberkas cahaya mengenai medium yang indeks biasnya lebih tinggi akan mengalami
pembalikan fase (fasenya berubah 180o), sedangkan sinar pantul dari
medium yang indeks biasnya lebih kecil tidak mengalami perubahan fase. Jadi,
sinar a mengalami perubahan fase 180o, sedangkan sinar b tidak
mengalami perubahan fase. Selisih lintasan antara a dan b adalah 2d cos
r.
Oleh karena sinar b mengalami
pembalikan fase, interferensi konstruktif akan terjadi jika selisih lintasan
kedua sinar sama dengan kelipatan bulat dari setengah panjang gelombang (λ).
Panjang gelombang yang dimaksud di sini adalah panjang gelombang cahay pada
lapisan tipis, bukan panjang gelombang cahaya pada lapisan tipis dapat
ditentukan dengan rumus:
λ = λ0/n.
Jadi, interferensi konstruktif
(pola terang) akan terjadi jika
2d cos r = (m – ½ ) λ ; m =
1, 2, 3, …
dengan m = orde
interferensi.
interferensi destruktif (pola
gelap) terjadi jika
2d cos r = m λ ; m = 0, 1, 2,
3, …
3. Alat dan Bahan:
-
Mangkuk
-
Sedotan
plastic
-
Cahaya
matahari
-
Air
-
Lem Kayu
-
Sabun
cuci piring
-
Oli
4. Cara kerja:
4.1.
Lapisan
tipis pada Lem Kayu
1. Siram air pada konblok.
2. Tuangkan lem pada air yang berada
di konblok.
3. Amati warna pelangi yang tampak
pada lapisan di atas air yang terpapar cahaya matahari.
4.2.
Lapisan tipis
pada Sabun Cuci Piring
1. Tuangkan sabun cuci piring pada
mangkuk yang berisi air, kemudian aduk hinggga berbusa dengan sedotan.
2. Amati warna pelangi pada lapisan
gelembung sabun.
4.3.
Lapisan tipis
pada Oli
1. Siram air pada konblok.
2. Tuangkan oli pada konblok yang
telah disiram air.
3. Amati warna pelangi pada lapisan
tipis air.
5. Data hasil pengamatan:
5.1.
Lapisan
tipis pada Lem kayu
Warna
pelangi tampak seperti bintang-bintang yang berwarna pelangi.
5.2.
Lapisan
tipis pada Sabun Cuci Piring
Pelangi
tampak pada gelembung tipis sabun.
5.3.
Lapisan
tipis pada Oli
Warna
pelangi tampak berpendar, semakin lama hanya warna ungu yang terlihat, kemudian
hilang.
Table
data hasil pengamatan:
|
No.
|
Nama Zat
|
Warna yang tampak pada mata
|
Warna yang tampak pada kamera
HP (8 MP)
|
|
1.
|
Lem kayu
|
Pelangi pada kerlipan seperti bintang.
|
Pelangi dengan kerlipan seperti bintang namun
tidak sejelas pengelihatan mata.
|
|
2.
|
Sabun cuci piring
|
Pelangi pada pinggir gelembung tipis sabun.
|
Pelangi pada pingir gelembung tipis sabun.
|
|
3.
|
Oli
|
Pelangi berpendar
|
Ungu
|
6. Diskusi
Kendala yang mungkin terjadi saat
melakukan pengamatan:
1. Cahaya matahari yang tidak tegak
lurus, namun pada posisi sekitar 120 derajat dan mulai tampak oranye (sore hari
pukul 15.30)
2. Warna ungu pada oli karena
semakin lama warna yang tertinggal adalah ungu, kamera yang digunakan belum
mampu mengambil gambar secara cepat dan sebaik mata.
7. Kesimpulan
Warna-warni seperti pelangi yang
tampak pada setiap zat merupakan hasil dari Interferensi Cahaya Konstruktif.
Sinar yang jatuh ke permukaan zat di atas air akan mengalami pemantulan dan
pembiasan warna pelangi oleh cahaya matahari yang bersifat polikromatik yang
dapat ditangkap oleh mata.
8.
Foto-foto hasil pengamatan
Pelangi pada Lem Kayu Pelangi
pada Oli
Pelangi pada Gelembung Sabun Cuci Piring
Comments
Post a Comment