Top secret (oops)
Malam manusia. Jam dimana cewe2 berjuang nahan lapar sok2 diet yang sebenernya gak berhasil. Dan cowo2 yang mungkin masih melek berusaha tidur dan menghindari pemikiran bokep. Wkwkwkk.. Ampun! Gua gak maksud!
Okay gua mau curhat kalo hari ini bener2 kelaparan. Makan siang aja sampe 3kali. Nasi Padang pake rendang, yang rasanya unyu2 gila dan nyangkut2 dibehel gua. Kemudian seonggok nasi kuning beserta telur dan bihun yang oemji cerkresss banget karena kentang goreng dan oreknya. Lalu, dari kejauhan datanglah seorang laki2 setengah baya dengan gerobaknya yang bersinar. Yahh... Kang Toprak! Kali ini gua diteraktir dan nyusssss.... Rasa bumbu kacang yang manis gurih, empuknya tahu dan lontong, bihun yummy dan toge krenyesss. Lalu, datanglah seonggok susu kotak coklat dan 2gelas Oky jelly drink sebagai penutup makan siang. Hihiiii...
Malam ini gua stres parah. Lu bayangin aja kalo baru masuk udah buat skripsi dan NGGAK nentuin kelulusan lo!
Shit! Gua kesel, merana, gua gak tau harus gimana. Hanya luwak white coffee yg setia nemenin gua mindahin wikipedia ke word nyampe 100halaman dg font size 12. Kamsiaaaa!!!!!
Jam 9.30, gua gelisah. Perut ini meronta. Mereka berteriak dan gua gak bisa membiarkan ini terjadi. Mereka tersiksa dan cuma gue yang bisa menyelamatkan. Akhirnya gua meyakinkan diri dan mengambil keputusan fatal!!!
Yah, dengan sedikit harapan. Gua membawa perut ini ke sebuah tempat dimana segala masalah ini akan teratasi. WARTEG!!
Gua memarkirkan sepeda dan melihat kaca sangat bercahaya. Makanan!!! Makanan!!!
Dengan bangga, mereka (perut) menunjuk dan berkata.
"Mas, makan sini. Nasi satu, pake usus, kikil, sama tahu, sama sambel. Pake kuah"
Dan............
Haugggg... Nyumm... Whahahhaaaa....
Nasi ini semakin berkurang. Tidakkkk!!!!! Mereka kembali berteriak. Apa yang harus gua lakukan? Mas yg td makan sudah pulang berganti ngko2 abis main futsal (pake jersey ama bawa sepatu sih). Mereka memesan ati ampla.
Perut berteriak dan....
"Mas, nambah yah pake ati ampla sama sayur tahu. Sambelnya yang banyak."
"Ahh??? Nambah?"
"Iya mas"
Piring yg penuh pun tiduran dihadapan mata ini, terdengar bisikan. "Si mba itu nambah", kata mas yg satu.
"APA?????", kata temannya. *jadi zoom in zoom out terus di freeze frame pake anglenya close up dan long shot gitu.
Kuping gue panas tapi mulut ini tak berhenti mengunyah.
Tak lama ada 2 orang pria dan muncul back sound "ceng Ni weng ci cu ce she ni, ....... Ce pa wo ce ci wei yang shang Ni, bu ge you ce ci ......" *dering HP.
"Mas makan!"
Dan ada dua wanita memunculkan ingatan gue terhadap "cai na li cai na li ceng fa mi, ni di siao ru...." *sialan ketauan kan gua China murtad!
Cuma di Taman cibodas, tangerang lu bisa liat artist mandarin makan warteg jam 10malam.
Selesai beradu dengan sendok dan garpu. Gue balik, gue pegang batang yang keras dan mulai mengenjot....
Sepeda.
Sampailah di sebuah warung dan setumpuk roti yang bersinar.... Ohhh..... Ohhh..... Ohhhhh..... Rotiiiii.......
The end.
Comments
Post a Comment